Ovy Soemardi

Entries from July 2008

get married

July 18, 2008 · 2 Comments

Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari, dan bulan Agustus depan penuh dengan perayaan pernikahan teman2 ku yang amat sangat membuatku pusing tujuh keliling *hiperbola banget..hihihii* Pengen tahu ga apa yang bikin ku bingung? Let’s check it out…

1. 3 August 2008 : Achied & Arifin

Pacarannya udah berapa lama ya? 3 atau 4 tahun gitu mungkin *maap agak lupa* tapi yang jelas seh udah tunangan 2 tahun lebih. Achied adalah sohib kentel sekentel ingus *slurpp..maap jorok* :) pas masa2 kuliah dulu. Sebenernya seh tanggal diatas adalah acara resepsinya, sedangkan akadnya sendiri dilakukan pas hari libur tanggal berapa tuh ya…masih bulan Juli pokoknya dan liburnya dalam rangka memperinagti Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Orangnya agak suka ga pedean dengan bodynya sendiri, padahal cantik lho… sekarang lagi sibuk fitness untuk persiapan menghadapi hari H.

2. 10 Agustus 2008: Agnes & Penta

Lokasinya acara pernikahan mereka ada di Kediri, mereka berdua pun sering putus sambung tapi seperti kata pepatah ‘kalo jodoh takkan lari kemana’ jadinya ya mereka balikan lagi dan sedang menanti detik2 bersatunya jiwa dan raga mereka dalam sebuah ikatan pernikahan *halah..bahasanya rek, ya pokoknya gitu deh*

3. 17 Agustus 2008 : Lia & Ulum

Sebenernya akad nikahnya tanggal 14 Agustus, sedangkan tanggal diatas adalah acara resepsinya daann…yang paling tragis lokasi acaranya sam dengan pasangan nomer 2 yaitu Agnes & Penta di yup..bener banget Kediri, pusing bener aku memikirkannya *tuing..tuing..cenut..cenut..*

4. 17 Agustus 2008 : Reti & Bayu

Teman milis yang satu ini bener2 mengagumkan karena menurutku acara pernikahannya sangat terkonsep *mau ga Reti jadi EO pas acara kondanganku nanti?…ngarep.com* bahkan sampe ada acara menghitung hari di website pribadi mereka ^_^

See…adakah yang mau jadi kembaranku untuk mengatasi masalah di atas? Untuk keempat pasangan di atas selamat deg2 an menjelang detik2 pernikahan kalian ya. Aku turut berbahagia *nulisnya dengan muka mupeng pengen nyusul married juga…wakakakkkz tapi amieen…* Doaku teriring untuk kalian semua, meskipun pada akhirnya nanti mungkin aku berhalangan hadir, maafkan aku ya ;)

Categories: dear diary

abang tempe langganan itu..

July 17, 2008 · 2 Comments

Pagi ini hariku dimulai dari peristiwa percakapan antara ibuku dengan abang tempe langganan yang tepat pukul 6 pagi selalu ada di depan rumahku untuk menjajakan dagangannya yang berupa itu tadi : tempe. Semua orang di rumah suka dengan tempe..uups.. ralat rasanya kami sekeluarga suka dengan hal apapun kecuali…racun kali ya ^_^

Suatu kebetulan juga, bahwa abang koran mengantarkan koran ke rumahku berbarengan dengan datangnya abang tempe dan ibuku yang hendak keluar rumah dengan agenda mengambil koran dan membeli tempe tentunya. Melihat ibuku menerima koran, spontan abang tempe (AT) bertanya pada ibuku, dan berikut percakapan mereka :

AT : Bu, ada koran bekas yang mau dirombeng ga?

Ibu : Ada, tapi kenapa ya? *Ibuku sedang membayangkan hubungan antara tempe dan koran bekas, sepertinya hubungannya hanya koran bekas sebagai pembungkus tempe*

AT : Saya juga terima koran bekas Bu, kira2 ada berapa banyak Bu?

Ibu : Waduh, ya kurang tahu ya..ada mungkin 5 kiloan.. *sambil membayangkan abang rombeng langganan yang sudah sebulan tak tampak batang hidungnya dan wajah ibu RW yang hobi ke rumah2 warga untuk mengumpulkan barang2 bekas untuk dikumpulkan dan dijual bersama pada hari Minggu-yang program pemerintah itu loh*

AT : Wah, boleh Bu kalo dirombengkan ke saya? Lumayan Bu buat tambah-tambah..sekilonya saya beli 1500 *dengan wajah berbinar antusias*

Ibu : oh ya gpp, tapi besok aja ya soalnya masih belum diberesin *sambil membayangkan akan ditaruh mana koran bekas tersebut oleh si abang tempe*

The lesson today is : betapa susahnya orang butuh duit, sampai harus pinter2 mengambil peluang dan kesempatan seperti abang tempe tadi…ck..ck..mari kita galakkan hidup hemat dan mengencangkan ikat pinggang..*lha kalo ga punya ikat pinggang gimana dong?*

ps : asal tahu aja kalo aku mendengarkan semua percakapan diatas dari dalam kamarku yang jendelanya berada persis di depan rumah, posisi paling wuenak..jadi bisa mengintai semua kegiatan warga di depan rumahku wakakakkkzz

Categories: dear diary

Taman Kota Idaman

July 15, 2008 · 3 Comments

Taman Kota Idaman Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Posted in Surya Newspaper, Sunday, 13 July 2008 
Lima belas tahun yang lalu, di masa kecilku aku sangat mengharapkan bisa bermain di sebuah taman kota yang kala itu belum ada di kota tercinta: Surabaya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, warga Surabaya termasuk aku tentunya, pantas untuk bergembira karena taman-taman kota mulai bermunculan dan makin eksis di kota Surabaya.Salah satunya adalah Taman Bungkul yang sering menjadi tempat jujugan untuk berkumpul dan bersosialisasi dalam hal positif tentunya, mengingat seringkali kata ‘taman’ selalu dikaitkan dengan konotasi negatif.Adalah salah satu khayalanku dimana membayangkan sebuah taman yang menyediakan fasilitas bermain untuk anak-anak yang mengedepankan permainan jadul (zaman dulu) kita masih kanak-kanak dulu, seperti gobak sodor, engkle, benteng-bentengan, dan sebagainya. Hal ini dilakukan dalam rangka melestarikan permainan jadul tersebut, mengingat sudah tidak banyak permainan tradisional yang sebenarnya menyehatkan itu jarang dimainkan oleh generasi di masa sekarang.

Taman Bungkul Surabaya adalah salah satu contoh taman yang berusaha mengakomodasi semua kebutuhan masyarakatnya dalam satu area yang dirasa tidak cukup luas oleh sebagian kalangan tentunya. Terutama untuk area taman bermain yang mungkin membuat para anak-anak berebut mainan yang ada di situ, oh… alangkah senangnya membayangkan taman di depan Dolog yang rencananya memang dibuat khusus untuk taman bermain, menyediakan juga ruang-ruang sekaligus sarana untuk dapat melakukan permainan jadul kita.

Dijamin taman kota tersebut akan ramai tidak hanya penuh oleh anak-anak kecil, namun juga tak kalah banyak orang dewasa yang akan bernostalgia bermain sembari mengajari anak-anak, tetangga, keponakan, atau adik mereka masing-masing. Semuanya berkeringat, pasti sehat dan senang tentunya.

Nah, daripada saya membayangkannya sampai terbawa mimpi, maka saya putuskan untuk membuat event sendiri bersama teman-teman untuk melakukan permainan tersebut. Selain bisa juga untuk olahraga tentunya. Dan bisa dipastikan bahwa ketika kami melakukan permainan jadul kami tersebut, pasti semua orang yang melihat kami akan berkata, “Masa kecil kurang bahagia.”

Oleh: Dia Sofiarini
Surabaya
diasfrn@yahoo.com Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya

Categories: posted

childhood

July 14, 2008 · Leave a Comment

Tema bulan Juli di Hard Rock FM Surabaya adalah childhood, karena berhubung bulan Juli adalah musimnya liburan untuk anak-anak sekolah dimanapun mereka berada eeits.. tapi masih dalam wilayah Indonesia lho ya ^_^

Akibat mendengarkan radio tersebut dan hobi sekali nonton acara Zona 80 di Metro TV *yaelah, padahal aku bukan berasal dari jaman tersebut dan pastinya belum tua lah wakakakkzz, tapi karena saudara2 ku yang rata2 usianya jauuhh jaraknya dengan diriku kali yaa* dan didorong oleh niat mulia *uhuk..uhuk* untuk menunjukkan pada Akbar, ponakanku yang kerapkali bertanya :

“Te Opi dulu waktu kecil mainnya apa?”

“Dulu mainnya sama siapa aja?”

“Terus cara mainnya gimana?”

begitu tanya Akbar setiap kali aku menjabarkan bahwa aku dulu suka main kejar2an, benteng2an, masak2an, dll yang rata2 menguras fisik deh. Akbar pun hanya melongo membayangkannya secara dia ga pernah tahu main begituan, biasanya sih, sepedaan, main PS, dll yang rata2 kurang menguras keringat *ceilee*

Maka dari itu  tercetuslah ide untuk bermain permainan jadul kita dulu seperti gobak sodor, benteng2an, boy2an, dsbnya *masih pada inget semuakan gimana cara maennya???*

Berhubung setiap minggu agendaku adalah lari pagi di Masjid Agung Surabaya a.k.a MAS bersama Ayun yang notabene adalah temen jaman SMU dulu yang sempat menghilang sebentar *lagi semedi kalee* maka kuputuskan untuk menggelar acara main jadul tersebut. Dan pastinya bisa ditebak, siapakah orang paling beruntung/lebih tepatnya sial kaleee ya ;) adalah temen2 jaman SMU dulu, secara aku sekolah dari TK sampe SMU deket rumah melulu, jadinya ya kalo ngumpul masih bisa di atur lah ^_^

Dan kita lihat aja Minggu besok tanggal 20 Juli 2008, apakah hal ini bisa terwujud? Mengingat apa yang kita lakukan nanti pastinya akan diliatin orang banyak, dan mungkin mereke semua yang menonton kita bermain jadul akan serempak berkomentar..”Masa kecil kurang bahagia…” huahahahaa… Kalo komentarnya Maz pas aku bilang mau main mainan jadul sih “Oh, ternyata masih pengen jadi anak kecil ya..” ^_^

Categories: dear diary