Ovy Soemardi

Entries categorized as ‘poems’

i’m so confusing

February 23, 2009 · 8 Comments

I’m so confusing

bingung mau ngapain

mentang-mentang hari Senin

bikin postingan ga penting

 

I’m so confusing

lirik sana, lirik sini

semakin bingung mau ngapain

karena badan makin menggigil

 

I’m so confusing

semua terasa garing

padahal bukan makan nasi aking

malah bikin hati merinding…

Categories: poems

SIMFONI

February 10, 2009 · 16 Comments

 Kala mendung mengantung

 Saat itu pula kau tak datang

 

 Kala guntur menggemuruh

 Saat itu juga kau tak nampak

 

 Kala gerimis mulai turun

 Saat itu rupa mu pun tak terlihat

 

 Kala hujan basah mengguyur

 Saat itu kutahu

 Kau tak pernah menepati janjimu

Categories: poems

Turunnya senja…

February 10, 2009 · 5 Comments

 Senja mulai turun

 Meninggalkan kelam untuk dinikmati

 

 Sesaat itu kau menunggu

 Apakah yang hendak dinanti?

 Haruskah terus meragu?

 Atau menetapkan pilihan hati?

 

 Ketika kau duduk termangu

 Jiwamu pun terlindungi

 Atau hanya malam saja yang menggantung

 Menghilang untuk sembunyi

 

 Senja mulai turun

 Meninggalkan warna gelap untuk dinikmati.

Categories: poems

Tekad bulat

February 10, 2009 · 1 Comment

 Jangan ragu lewati itu

 Terjang saja

  Hempaskan saja

  Hingga hilang rasa pilu

 

 Jangan ragu lakukan itu

 Terjang saja

  Hempaskan saja

  Hingga hilang rasa rindu

 

 Jangan ragu lupakan itu

 Terjang saja

  Hempaskan saja

  Hingga hilang rasa ngilu

  Mengiris sembilu

  Dalam sayatan kalbu

Categories: poems

Sky is Blue

September 24, 2008 · 2 Comments

Sky is blue

Just like you

The weather is fine

In the top of the pine

How wonderful it is

 

Look at the sky

It seems so shy

 

In everytime, everywhere

Always forever with us

 

ps : ditulis pada saat kelas 3 SMU pada saat tugas mendadak untuk membuat puisi…(revised per 9 Des 2008 sesuai naskah asli hueheee..)

Categories: poems

ORANG-ORANG TUA

March 5, 2008 · Leave a Comment

Banyak orang bilang bahwa orangtua seperti guru

Guru yang wajib digugu dan ditiru

Ketika jaman masih berhiaskan tata krama

Bahwa orangtua bukan hanya ada dalam keluarga

Semua orang yang lebih tua adalah orangtua 

Orangtua telah merasakan segala hal

Pahit manis kehidupan telah direguknya

Dengan semua pengalaman yang telah direngkuh

Menganggap dirinya lebih tahu dari siapapun juga

Terlebih pada para pemuda yang bisa berpikir 

Tak pernah ada yang benar di mata mereka

Karena kebenaran tak ada yang memiliki

Meski terkadang malu untuk mengakui

Orangtua tak pernah boleh kalah

Karena mereka menang untuk segala hal

Categories: poems

PERISAI HATI

March 5, 2008 · Leave a Comment

Tiada terasa waktu telah berganti

Bergulir seiring irama hari

Memastikan diri untuk tetap berdiri 

Aku telah di sini

Memutuskan apa yang selama ini kucari

Dan mengimani apa yang telah diberi 

Ku haturkan terimakasih

Untuk segala yang telah diberi

Bahwa hati telah terpatri 

Setelah dijalani

Kuputuskan untuk selami

Apa yang telah jadi pilihan diri

Categories: poems

SENJA KELABU

March 5, 2008 · Leave a Comment

Percikan api telah padam

Pada saat surya telah menengadah

Jalan setapak mulai berliku

Tapi tetap harus di jejak

Seribu langkah kaki melaju

Untuk terus berjalan selalu

Kibarkan semangat dalam diri

Agar kobaran api tetap membara 

Kala langkah mulai tak sejalan

Padukan hati dan pikiranmu

Agar menemukan padanannya

Hingga jiwa tak terlalu luka 

Tiada obat yang paling mujarab

Selain waktu yang teramat sangat cepat

Bergulir dan berganti

Di sepanjang hari

Categories: poems

a mistake

March 5, 2008 · Leave a Comment

Pertama kali dibuat terasa sesak

Kali kedua terpuruk

Berulang kali merasa berdosa 

Satu persatu telah pergi

Coba tegak berdiri

Dalam iringan rohani 

Sekilas tiada terampuni

Karena telah dijalani berulang kali

Hingga hilang rasa diri 

Beribu maaf ku ucapkan

Untuk segala salah

Yang penuh noda

Categories: poems